Latest Event Updates

Kastrasi (Kebiri) pada Kuda

Posted on Updated on

Kastrasi adalah tindakan mencegah proses dan fungsi testis dengan jalan menghilangkan fungsinya sebagai organ yang memproduksi sel sperma (spermatozoa). Kastrasi merupakan pembuangan satu atau dua testis dan struktur yang berhubungan (seperti epididimis) dan bagian spermatik kord. Kastrasi dapat juga berfungsi sebagai pengobatan pada kelainan testis, misalnya pengangkatan tumor (venereal sarcoma) atau orchitis, monorchid dan cripthorcid. Baca entri selengkapnya »

Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik pada Sapi

Posted on Updated on

Inseminasi berasal dari dua suku kata, yaitu “in” yang bermakna memasukkan (ke dalam saluran kelamin betina) dan “semen” yang bermakna plasma semen dengan spermatozoa. Dalam UU RI No. 41 Tahun 2014 disebutkan bahwa Inseminasi Buatan (IB) merupakan Baca entri selengkapnya »

10 Harapan Anjing (A Dog’s 10 Commandments)

Posted on Updated on

Anjing bukanlah sekedar hewan peliharaan yang bisa kita lakukan semena-mena. Percaya atau tidak, sama seperti manusia sebagai makhluk Tuhan yang punya perasaan, anjing juga punya perasaan. Namun sayangnya perasaan mereka ini tidak bisa diungkapkan secara langsung. Perasaan mereka itu hanya bisa diungkapkan melalui tindakan ataupun gerakan-gerakan tertentu yang mungkin saja tidak semua orang atau pemilik anjing tahu makna setiap tindakan atau gerakan anjing tersebut. Baca entri selengkapnya »

Ancaman Utama Keberadaan Harimau Sumatera (Panthera tigris Sumatrae)

Posted on Updated on

Pada dasarnya dan terbukti secara faktual, harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) menghadapi 3 (tiga) jenis ancaman untuk bertahan hidup, yaitu kehilangan habitat, jumlah spesies mangsa/pakan, dan perdagangan ilegal. Ancaman kehilangan habitat diakibatkan oleh laju deforestasi yang tinggi dan tak terkendali. Jumlah spesies mangsa (pakan harimau) mengalami penurunan yang sangat drastis yang juga terkait dengan laju deforestasi yang tinggi. Perdagangan ilegal menjadi ancaman bagi harimau Sumatera disebabkan karena bagian-bagian tubuh harimau memiliki nilai harga yang tinggi di pasar gelap. Selain itu, ancaman. Ketiga jenis ancaman tersebut membuat posisi harimau Sumatera berada di ujung kepunahan. Baca entri selengkapnya »

AKUAPONIK: Integrasi Budidaya Pertanian (Hidroponik) dan Budidaya Perairan (Akuakultur)

Posted on Updated on

Konsep Akuaponik

Akuaponik merupakan sistem pertanian berkelanjutan dengan mengkombinasikan sistem pertanian hidroponik dengan budidaya perairan (akuakultur) yang saling mendukung (simbiosis mutualisme). Dalam budidaya perairan (akuakultur) yang normal, ekskresi dari hewan yang dipelihara (ikan) akan terakumulasi di dalam air dan meningkatkan toksisitas air jika tidak dibuang. Dalam budidaya sistem akuaponik, ekskresi hewan (ikan) tersebut diberikan kepada tanaman agar dipecah menjadi nitrat dari nitrit secara alami. Nitrat dan nitrit ini kemudian akan dimanfaatkan oleh tanaman sebagai nutrisi. Air tersebut bersirkulasi kembali ke sistem budidaya perairan (akuakultur). Baca entri selengkapnya »

Konflik Manusia – Harimau (KMH)

Posted on Updated on

Skenario KMH

Dalam dokumen Strategi Konservasi dan Rencana Aksi Harimau Sumatera (STRAKOHAS) 2007-2017 disebutkan bahwa selain kehilangan habitat dan aktivitas perburuan, KMH telah diidentifikasi sebagai salah satu ancaman utama terhadap kelestarian harimau Sumatera. Dalam dokumen tersebut dinyatakan bahwa konflik bisa berlangsung dalam tiga bentuk skenario: Baca entri selengkapnya »

Mari Mengenal Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

Posted on Updated on

Harimau Sumatera

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dikategorikan ke dalam satwa golongan “Sangat Kritis Terancam Punah” (Critically Endangered) dalam daftar lembaga konservasi IUCN. Harimau Sumatera masuk Appendix dalam CITES I, artinya perdagangan internasional komersial dilarang. Di Indonesia harimau Sumatera dilindungi dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Seperti namanya, harimau Sumatera adalah satwa endemik Pulau Sumatera. Harimau Sumatera hanya terdapat sekitar 400 ekor di alam bebas. Baca entri selengkapnya »

Analisa Usaha Itik Petelur (300 ekor)

Posted on Updated on

Setelah sebelumnya saya menampilkan analisa usaha ternak sapi dan kambing, maka kali ini saya menampilkan analisa usaha ternak itik petelur dengan ukuran 300 ekor. Dalam analisa ini saya tidak memasukkan faktor ketersediaan lahan karena saya mengasumsikan lahan tersebut sudah tersedia. Baca entri selengkapnya »

Analisa Usaha Ternak Sapi dan Kambing (Ruminansia)

Posted on Updated on

Dari segi finansial, suatu usaha ternak yang bagus adalah usaha ternak yang memberikan keuntungan bisnis dan keuangan bagi pemodal/investor/peternak. Dibutuhkan perhitungan keuangan yang akurat, efisien, serta sesuai dengan kondisi pasar di sekitar usaha ternak tersebut. Perhitungan-perhitungan keuangan dalam rangka mengukur keberhasilan finansial usaha ternak tersebut disebut juga dengan analisa usaha. Baca entri selengkapnya »

BUDIDAYA LELE DENGAN SISTEM BIOFLOK

Posted on Updated on

Minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan semakin hari semakin berkembang pesat. Sebagai penyedia protein yang tinggi, ikan sangat berperan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap protein. Ikan menjadi salah satu sajian/makanan primadona masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Baca entri selengkapnya »

Pengenalan Bangsa Ternak Sapi

Posted on Updated on

Salah satu kunci keberhasilan dalam beternak sapi adalah pemilihan jenis ternak sapi yang cocok dengan lingkungannya. Dalam skala interkontinental, lingkungan di Indonesia yang beriklim tropis berbeda dengan negara-negara Eropa dan Australia yang beriklim subtropis. Dalam skala nasional, Indonesia juga memiliki kondisi lingkungan yang berbeda antar provinsi. Kondisi lingkungan di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) nyatanya juga berbeda disetiap kabupaten/kota. Baca entri selengkapnya »

Uji Aktivitas Antibakteri Simplisia Daun Mikania (Mikania micrantha) terhadap Salmonella, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus

Posted on Updated on

PENDAHULUAN

Penyakit infeksi bakteri menempati urutan teratas penyebab terjadinya penyakit dan kematian di beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia. Selain menyebabkan penderitaan fisik, penyakit infeksi bakteri juga menyebabkan penurunan kinerja dan produktivitas penderita. Penyakit  infeksi menyebabkan peningkatan pengeluaran dalam upaya pengobatannya (Giguere et al. 2006). Metode yang dilakukan dalam pencegahan dan pengobatan  penyakit akibat infeksi bakteri patogen, antara lain imunisasi, kemoterapi, pemeliharan kesehatan lingkungan, dan penggunaan antiseptik. Baca entri selengkapnya »

ANALISA STATUS KESEJAHTERAAN HEWAN PADA TERNAK BABI DI KECAMATAN TANO TOMBANGAN ANGKOLA, KABUPATEN TAPANULI SELATAN, PROVINSI SUMATERA UTARA

Posted on Updated on

Kesejahteraan Hewan (kesrawan) merupakan kunci penting bagi kesuksesan dalam beternak. Kesejahteraan Hewan akan menjadi jaminan terhadap pemenuhan kebutuhan fisik dan psikis ternak serta menjadi pedoman terhadap manusia yang berperan dalam pemanfaatan ternak. Kesejahteraan Hewan akan menciptakan keadaan yang selalu memperhatikan kualitas hidup dan kebutuhan fisik  dan psikis hewan agar terpenuhi. Kebutuhan fisik dan psikis hewan dapat dikatakan juga sebagai kebutuhan terhadap kesehatan hewan. Selain itu Kesejahteraan Hewan juga akan membuat hewan terhindar dari penderitaan akibat penyiksaan yang tidak perlu yang dilakukan oleh manusia yang dapat menimbulkan suatu gangguan kesehatan terhadap hewan. Baca entri selengkapnya »

Newcastle Disease (ND) pada Ayam

Posted on

Newcastle disease (ND) merupakan penyakit menular yang sangat merugikan peternak ayam. Di Indonesia ND dikenal dengan sebutan penyakit “tetelo”. Di Bali, ND lebih dikenal dengan istilah penyakit “gerubug”. Di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), ND dikenal dengan istilah “burnung”. Wabah ND umumnya terjadi karena perubahan kondisi lingkungan. Perubahan kondisi lingkungan yang dimaksud antara lain seperti kondisi populasi yang tidak kebal, perubahan iklim, perubahan musim (pancaroba), kualitas pakan yang kurang baik, dan sanitasi dan biosekuriti yang kurang baik/diperhatikan. Baca entri selengkapnya »

Peningkatan Angka Kejadian Penyakit Leptospirosis Ketika Terjadi Banjir

Posted on Updated on

Leptospirosis merupakan suatu penyakit menular yang dapat diderita oleh hewan dan manusia. Leptospirosis disebabkan oleh bakteri dari Genus Leptospira. Bakteri Leptospira spp. bersifat Gram negatif  dan berbentuk batang yang mempunyai lekuk-lekuk. Suhu optimum untuk perkembangbiakan  Leptospira spp. adalah 28°C – 30°C. Leptospira spp. dapat bertahan hidup di tanah dan air dengan kondisi suhu 25°C, pH netral, dan lembab. Baca entri selengkapnya »